ASUHAN ANTE NATAL

Posted: February 26, 2011 in Uncategorized

Tujuan Asuhan Antenatal :

  • Kesehatan fisik, mental dan sosial ibu dan bayi, melalui edukasi : nutrisi, personal hygiene dan proses persalinan
  • Deteksi & penanganan komplikasi kehamilin
  • Mempersiapkan dan merencanakan persalinan dan terutama bila terjadi komplikasi
  • Membantu ibu untuk dapat menyusui secara ekslusif, melalui masa nifas secara normal dan perawatan yang baik terhadap bayi baik secara fisik, psikologi dan sosial.

Kunjungan pertama :

Harus seawal mungkin.

  • Anamnesis : umur, paritas, HPM, riwayat haid
  • Pemeriksaan fisik à TB, BB, T, dan pemeriksaan kehamilan.
  • Pemeriksaan laboratorium à Hb, Hmt, gol darah, rhesus
  • Pemeriksaan tambahan lain untuk memperoleh data (parameter) dasar
  • Support psikis à agar ibu hamil memiliki emosi stabil.

Tanda Kehamilan

Tanda pasti kehamilan :

  • Palpasi
  • Denyut jantung janin
  • Stetoskop Laennec /fetoscop à 18 minggu
  • Doppler : 12 minggu
  • Ultrasound :

6-7 minggu : fetal pool
7-8 minggu : denyut jantung janin
8-9 minggu : gerakan anak
9-10 minggu : plasenta
12 minggu : Diameter biparietal (BPD : biparietal diameter).

  • Tes hCG

Tanda Kemungkinan hamil :

à Amenorea , mual dan muntah, mastodinia, gerakan anak, frekuensi berkemih meningkat, konstipasi, penambahan berat badan, peningkatan suhu badan basal, kloasma


Menentukan usia kehamilan

¡ Naegele’s rule

§ Taksiran partus (TP : EDC : estimated day of confinement)

=(HPHT +7) (bulan-3) (tahunr +1)

è contoh : HPHT 26/4/2004

TP 3/2/2005

gambar

@Tinggi fundus uteri


¡ Quickening:

16 minggu pada multigravida

18 minggu pada primigravida

¡ Taksiran berat janin

Johnson’s estimate of fetal weight (EFW)

EFW = (fundal height – N) x155
§ N = 12, if the vertex is at or above the ischial spine.
§ N = 11, if the vertex is below the spines.
à Contoh :
G3P1A1, examination fundal heigh was 34 cm, the head is floating.
EFW = (34-12)x155 = 3410 g.
– Tinggi fundus uteri X lingkar perut setinggi pusat



Apa Yang Dilakukan Saat Pemeriksaan ANC

– Nilai Kesehatan ibu hamil

¡ Tentukan status kesehatan ibu

Identifikasi faktor risiko yang dapat mempengaruhi hasil luaran kehamilan

§ Usia à <> 40 tahun

§ Grande multipara

§ Tinggi badan : terlalu pendek ?

§ Riwayat obstetri yang lalu : ada komplikasi ? pembedahan ?

Yang paling penting adalah mengidentifikasi dan menangani faktor risiko dan komplikasi yang dialami oleh ibu hamil.

– Deteksi dan penanganan komplikasi

¡ Identifikasi adanya risiko perdarahan hamil muda, khususnya unsafe abortion perdarahan antepartum.

¡ Komplikasi lain : hypertensive disease, anemia, diabetes, malaria, STD, membutuhkan pemeriksaan yang lebih teliti

– Pantau dan catat dalam rekam medis

Tekanan darah

Nilai apakah terdapat edema
Tinggi fundus uteri
Denyut jantung janin
Presentasi janin

– Nutrisi ibu hamil

  • Gizi ibu berperan penting dalam pertumbuhan dan perkembangan janin
  • Kebutuhan ibu hamil : 2300 kcal/ hari
  • Supplementary Suplemen lain perlu ditambahkan bila diyakini asupan zat penting dan mineral tidak adekuat f
  • Pemberian vitamin/suplemen oleh petugas kesehatan dapat membantu dalam meningkatkan kunjungan ibu hamil untuk memeriksakan kehamilan
  • Amati adanya tanda-tanda anemia zat besi dan defisiensi iodine
  • Suplemen kalsium diberikan kepada ibu hamil untuk memenuhi kebutuhan janin dan cadangan kalsium ibu
  • Zat besi dibutuhkan oleh ibu hamil selain untuk janin, juga untuk mencegah pengurangan cadangan besi ibu, khususnya pada trimestert terakhir kehamilan Merupakan suplemen yang dianjurkan diberikan secara rutin kepada ibu hamil.

– Edukasi

§ Menentukan tempat untuk bersalin

§ Clean delivery

§ Perhatikan tanda bahaya kehamilan (perdarahan, nyeri perut, sakit kepala, pecah ketuban, anak tidak bergerak)

§ Kapan dan di mana tempat untuk mencari pertolongan bila terjadi komplikasi

§ Nutrisi ibu

§ STD/HIV/AIDS

§ Family planning


Pencegahan

– Pemberian zat besi dan asam folat à di negara berkembang anemia ibu hamil sekitar 60%

– Immunisasi toksoid tetanus

– supplemen vit A bagi yang membutuhkan (hati-hati, vit. A bersifat teratogenik)

– Pemberian antimalarials pada daerah endemik

– Antihelminthics (hookworm) di daerah endemik

– Garam beryodium [ada daerah endemik

TAHAP PEMERIKSAAN

– Catat nama, alamat, tanggal lahir, dan informasi sosial lain pasien

PEMERIKSAAN UMUM

– Tanda vital : tekanan darah, nadi , suhu, respirasi

– Catat berat badan, tinggi badan, status gizi

– Nilai kondisi umum (kulit, rambut, leher, payudara, abdomen, extremitas)

– Pemeriksaan panggul : vulvar , vagina, varisess, konsistensi serviks, posisi,

penipisan, dilatasi, massa, ukuran panggul.

ANAMNESIS

Riwayat obstetri

§ Hari pertama haid terakhir (HPHT)

▪ lama haid, reguler/ireguler

▪ Metode KB sebelum hamil

§ Gejala hamil :

▪ Mual & muntah

▪ Frekuensi berkemih meningkat

▪ Lelah yang berlebihan

▪ Nyeri payudara

▪ Gerakan anak sudah dirasakan atau belum

– Riwayat obstetri yang lalu

§ Gravid & paritas, jumlah anak hidup

§ Riwayat kehamilan sebelumnya

§ Riwayat ginekologi

§ Riwayat masalah medis

▪ DM, penyakit ginjal, hypertensi, penyakit jantung, thyrotoxicosis, TBC,

hepatitis, HIV

§ Riwayat keluarga

§ Medikasi, alergi obat , riwayat alergi lainnya

§ Faktor sosial

PEMERIKSAAN OBSTETRI

– Tinggi badan: panggul kecil ?

– Berat badan

– Tekanan darah : posisi baring miring kiri untuk menghindari takenan pada vena kava oleh rahim yang membesar

– Kepala & leher

§ Chloasma

§ Anemia

§ Ikterus

§ Dental hygiene

§ Thyroid

– Payudara

– jantung & paru-paru

– Abdomen

§ Striae gravidarum

§ Linea nigra

§ Hepatosplenomegaly ?

§ Fundal height

▪ Measurement of symphysial – fundal height

▪ Measurment of abdominal girth

▪ Leopold

▪ Denyut jantung janin

Leopold examination

PEMERIKSAAN PANGGUL

Tidak rutin dilakukan

§ External genitalia

§ Vagina

▪ sekresi serviks meningkat

§ Cervix

▪ lunak (tanda hegar)

§ Uterus

§ Adnexa

Clinical pelvimetri

Pemeriksaan bimanual


PEMERIKSAAN LABORATORIUM

§ Full blood count

§ Urinalysis

§ HBs Ag

§ VDRL

DIAGNOSIS, PROGNOSIS, PERENCANAAN & PENANGANAN


– Diagnosis à usia kehamilan dan komplikasi yang ditemukan

– Prognosis à prediksi hasil taksiran persalinan, apakah lahir pervaginam atau

kemungkinan seksio sesar.

– Plan & treatment : perawatan yang diperlukan oleh ibu hamil

Aktivitas selama hamil

– Boleh mengerjakan pekerjaan sehari-hari selama tidak memberikan gangguan.

– Aktivitas dibatasi bila didapatkan penyulit à partus prematurus imminens, ketuban pecah, menderita kelainan jantung.

– Coitus tidak dibolehkan bila:

§ Ada perdarahan vaginal

§ Riwayat abortus berulang

§ Abortus/partus prematurus imminens

§ Ketuban pecah

§ Serviks telah membuka

Pakaian selama hamil

– Hindari palaian yang terlalu ketat à mengganggu aliran darah balik

– Sepatu hak tinggi akan menambah lordosis sehingga sakit pinggang bertambah

Defekasi

Defekasi menjadi tidak teratur karena:

§ Pengaruh relaksasi otot polos oleh estrogen

§ Tekanan uterus yang membesar

§ Pada kehamilan lanjut karena pengaruh tekanan kepala yang telah masuk panggul.

Konstipasi dicegah dengan:

§ Cukup banyak minum

§ Olah raga

§ Pemberian laksatif ringan à jus buah-buahan

Obat-obat selama hamil

Tahap paling kritis dalam perkembangan janin à minggu ke-2 hingga ke-8 pasca konsepsi (periode organogenesis)

Sifat teratogenik obat ditentukan oleh:

§ Cara kerja obat

§ Kemampuan obat menembus barrier plasenta

§ Periode kritis perkembangan janin

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s